Jumat, 10 Juni 2011

Pengertian LED

       LED (Light Emitting Diode) adalah salah satu komponen elektronik yang tidak asing lagi di kehidupan manusia saat ini. LED saat ini sudah banyak dipakai, seperti untuk lampu indikator peralatan elektronik hingga ke industri, untuk lampu emergency, untuk televisi, komputer, pengeras suara (speaker), hard disk eksternal, proyektor, LCD, dan berbagai perangkat elektronik lainnya sebagai indikator bahwa sistem sedang berada dalam proses kerja, dan biasanya berwarna merah atau kuning. LED ini banyak digunakan karena konsumsi daya yang dibutuhkan tidak terlalu besar dan beragam warna yang ada dapat memperjelas bentuk atau huruf yang akan ditampilkan. dan banyak lagi
       Pada dasarnya LED itu merupakan komponen elektronika yang terbuat dari bahan semi konduktor jenis dioda yang mampu memencarkan cahaya. LED merupakan produk temuan lain setelah dioda. Strukturnya juga sama dengan dioda, tetapi belakangan ditemukan bahwa elektron yang menerjang sambungan P-N. Untuk mendapatkna emisi cahaya pada semikonduktor, doping yang pakai adalah galium, arsenic dan phospida. Jenis doping yang berbeda menghasilkan warna cahaya yang berbeda pula.
         LED memiliki batas kemampuan arus atau tegangan yang dibedakan berdasarkan warna. Contohnya warna merah=1,8 Volt, Orange=2 Volt, Kuning=2,1 Volt, Hijau=2,2 Volt. Standar maju LED adalah 20 mA dan tegangan kerjanya berkisar antara 1,4 Volt - 3 Volt. Oleh karena itu, dalam penggunaan LED biasanya dihubungkan seri dengan sebuah hambatan (R).
Berikut ini gambar LED :                                                                         Simbol LED :
                                                                                      





Tidak ada komentar:

Posting Komentar